Ilmu perpustakaan dan Informasi Serta sekelumit Masalahnya

Ilmu perpustakaan dan Informasi Serta sekelumit Masalahnya

Ilmu perpustakaan (Inggris: library science) adalah bidang interdisipliner yang menggabungkan ilmu sosial, ilmu hukum, dan ilmu terapan untuk mempelajari topik yang berkaitan dengan perpustakaan. Ilmu perpustakaan ini mempelajari mengenai cara pengumpulan, pengorganisasian, pengawetan, dan penyebarluasan sumber informasi yang ada di suatu perpustakaan, serta berkaitan dengan nilai ekonomi dan politis dari informasi pada umumnya.

Pada mulanya ilmu perpustakaan lebih membahas mengenai ilmu pengarsipan. Hal ini berkaitan dengan cara penataan sumber informasi dengan sistem klasifikasi perpustakaan dan teknologi untuk mendukung maksud ini. Topik ini juga berkaitan dengan bagaimana pengguna jasa informasi ini mengakses, menelusuri, dan memanfaatkan informasi. Dan satu aspek lagi yang tidak kalah penting adalah etika dalam penataan dan pelayanan informasi, serta status legal dari suatu perpustakaan sebagai sumber informasi.

Secara akademis, mata kuliah dalam ilmu perpustakaan biasanya meliputi: manajemen koleksi, sistem informasi dan teknologi, kataloging, klasifikasi, cara pengawetan, referensi, statistika dan manajemen. Ilmu perpustakaan juga berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi komputer, oleh karena itu topik tentang sistem informasi manajemen, manajemen Basis data, arsitektur informasi, dan manajemen pengetahuan juga menjadi bagian mata kuliah penting dalam pembahasan ilmu perpustakaan menuju suatu perpustakaan digital.

Di inggris ilmu perpustakaan berkembang sangat cepat seiring berkembangnya teknologi, salah satu contoh nya adalah teknologi komputer yang sekarang dikembangkan dalam mata kuliah Ilmu perpustakaan, system informasi yang berupa basis data yang dikumpulkan kemudian disebarkan kepada pengguna perpustakaan, bukan itu saja kepada orang yang membutuhkan Informasi

Sedangkan Ilmu perpustakaan sama sekali tidak dikenal orang yang berwarga Negara Indonesia, Jurusan Ilmu perpustakaan sudah ada beberapa diperguruan tinggi negri, jurusan ini termasuk salah satu jurusan yang tidak diminati orang yang akan melanjutkan studinya keperguruan tinggi, namun tetap saja ini jadi lahan bisnis yang sangat basah didunia pendidikan khususnya di Indonesia yang dimanfaatkan oleh orang- orang yang tidak bertanggung jawab, alhasil mahasiswa yang telah masuk dalam jurusan Ilmu Perpustakaan harus dapat memperjuangkan nasibnya kelak setelah tamat dan menerima Ijazah karena bursa kerja atau pasar kerja tidak ada yang mengetahui tentang keberadaan jurusan Ilmu Perpustakaan bahkan perusahaan atau institusi pun tidak ada yang berani merekrut karyawan yang basic nya Ilmu perpustakaan Informasi.

Padahal mata kuliah yang ditawarkan sangat banyak bersinggungan dengan Ilmu komputer, hal ini terjadi karena Ilmu perpustakaan juga mengenal yang namanya Perpustakaan Digital, Perpustakaan digital (Inggris: digital library atau electronic library atau virtual library) adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer. Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro, (microform dan microfiche) ataupun kumpulan kaset audio, video,dll. Isi dari Perpustakaan Digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara local maupun di lokasi yang jauh, namun dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan Komputer. Istilah perpustakaan digital pertama kali diperkenalkan lewat proyek NSF/DARPA/NASA: Digital Libraries Initiative pada tahun 1994. Lagi- lagi orang tidak mengetahui itu dan hanya kami yang mengetahui.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan meliputi pengajaran keahlian khusus, dan juga sesuatu yang tidak dapat dilihat tetapi lebih mendalam yaitu pemberian pengetahuan, pertimbangan dan kebijaksanaan. Salah satu dasar utama pendidikan adalah untuk mengajar kebudayaan melewati generasi.

Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu, yang mencakup program pendidikan sarjana, magister, dan doktor.

Mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi. Sepanjang sejarah, mahasiswa di berbagai bagian dunia telah mengambil peran penting dalam sejarah suatu negara. Miasalnya, di Indonesia pada Mei 1998, ribuan mahasiswa berhasil memaksa Presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya.

Di Indonesia Ilmu Perpustakaan juga dengan Ilmu Informasi yang mana pengertiannya adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya. Namun demikian istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.Banyak orang meggunakan istilah "era informasi", "masyarakat informasi," dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata "informasi" sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang dimilikinya. Teknologi Informasi dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan informasi. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan:lebih cepat lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.

Agar lebih mudah memahaminya mari kita lihat perkembangan di bidang teknologi informasi. Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan jaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.

Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, tv, komputer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.

Makin lengkaplah status sarjana mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang memiliki banyak Ilmu Pengetahuan baik itu di bidang Sains dan Teknologi yang belakangan ini sangat cepat perkembangannya tapi jangan salah itu cuma diketahui Dosen yang Mengajar dan Mahasiswa Yang diajar.Sekali lagi ini menjadi sebuah tanda taya besar untuk apa jurusan ini didirikan kalau kebutuhan tenaga pustakawan itu sendiri tidak dapat digunakan diluar lingkungan atau lingkaran perpustakaan, padahal Kurikulum yang diajarkan sudah mengarah keperkembangan teknologi Informasi yang menjadi trend saat ini.Dengan beberapa penjelasan di atas peluang kerja anak perpustakaan

Peluang Lapangan Kerja Baru Lulusan Program Studi Perpustakaan

a) Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi atau ICT membuka peluang lapangan kerja baru bagi lulusan Program Studi perpustakaan dan informasi. Perkembangan teknologi internet telah mendorong tumbuhnya sejumlah besar perpustakaan digital (e-library) melalui internet. Berbagai informasi berbasis kertas yang selama ini merupakan primadona perpustakaan tradisional, sekarang telah banyak yang tersedia dalam bentuk elektronik. Sumberdaya informasi baru ini menjadi alternatif yang semakin penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan informasi. Peluang bagi lulusan Program Studi perpustakaan antara lain adalah bekerja secara mandiri dengan profesi sebagai perantara informasi (information broker). Kenyataan ini adalah realistis, mengingat bahwa informasi telah menjadi sumberdaya yang strategis yang senantiasa dibutuhkan oleh lingkungan bisnis, pendidikan, penelitian, pemerintah, maupun para individu agar sukses dalam bidangnya. Semakin banyaknya informasi yang dihasilkan oleh manusia setiap hari dan semakin singkatnya waktu yang diperlukan untuk mentransfer informasi tersebut, menyebabkan para profesional melirik broker informasi seperti yang sudah berkembang di negara-negara yang lebih maju.

b) Di negara-negara maju terjadi kecenderungan baru dimana lulusan sarjana ilmu perpustakaan yang memiliki jiwa kewirausahaan (enterpreneurship) membuka usaha di bidang layanan jasa informasi. Mereka menjadi pelaku bisnis baru dengan mengemas ulang informasi (information repackage) yang ada ke dalam berbagai bentuk penyajian dan media sehingga memiliki nilai jual yang tinggi, ataupun menawarkan jasa penelusuran informasi ke berbagai sumber atau situs. Upaya itu telah menjadikan informasi menjadi suatu produk yang dapat dijual kepada individu, maupun kepada sejumlah organisasi termasuk pelaku dan organisasi bisnis.

c) Bidang pekerjaan lain yang dapat dimasuki oleh lulusan Program Studi perpustakaan adalah yang berkaitan dengan penanganan informasi (information handling), penelitian informasi, manajemen badan yang bergerak dalam bidang informasi seperti pada berbagai jenis perpustakaan, unit dokumentasi, unit informasi, depo arsip, pusat rekaman (arsip dinamis), dan bidang lain yang berhubungan dengan informasi baik yang bersifat nirlaba (non-profit) maupun yang berorientasi pada laba (profit oriented), perantara dan penelusur informasi, perancang-bangunan perangkat lunak khusus untuk keperluan badan pengelolaan informasi; serta bidang penerbitan dan konservasi.

d) Di masa mendatang, lulusan Program Studi perpustakaan akan dapat bekerja secara mandiri tidak harus pada organisasi perpustakaan atau unit informasi tradisional. Fenomena ini diperkirakan dapat terjadi di Indonesia khususnya di wilayah pulau Sumatera, mengingat kerjasama ekonomi yang selalu terkait dengan kawasan ini, seperti IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle), SIJORI (Singapura-Johor-Riau), dan AFTA.

Harusnya seperti inilah peluang kerja anak Perpustakaan, namun itu hanya tinggal mimpi,

Beberapa bulan yang lalu Pemerintahan Kota medan memcanangkan program meningkatkan minat baca untuk mengatasi buta aksara program ini bekerjasama dengan pihak Perpustakaan daerah atau yang sering disebut dengan BPAD (Badan Perpustakaan Arsip, dan Dokumentasi), Program ini merupakan program yang paling banyak melibatkan berbagai kalangan seperti sekolah- sekolah yang melakukan kunjungan ke BPAD, namun mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi dalam hal ini tidak pernah dilibatkan untuk ikut seta dalam menjalankan program ini, padahal disatu sisi tentang teknis maupun pengerjaan dalam sekup Perpustakaan itu sendiri yang mengerti adalah anak Perpustakaan, ini sudah jelas dalam segala bidang yang berhubungan denagn perpustakan mahasiswa JIP yang akrab dipanggil, tidak pernah ikut terlibat malah yang ikut serta dalam kegiatan itu hanya Lembaga- lembaga social yang bergerak di bidang forum baca tulis dll.

Jurusan Ilmu Perpustakaan yang saat ini sedang berkembang yang mendapatkan akreditasi (A) untuk perguruan tinggi se Indonesia, namun sedikit yang mengetahui hal ini apa gunanya sebuah jurusan dibangun untuk tidak dikenal dan Sumberdayanya hanya bergerak di satu bidang saja, Cara Terbaik dalam penyelesain masalah ini terletak pada Program Jurusan beserta tindakan konkrit dari staf pengajar. Dengan bersikap lebih Positif, para Alumni, praktisi, dan ahli Perpustakaan untuk dapat mengajak para Mahasiswa terlibat untuk mawas diri, menilai ulang, dan bercermin lagi. Harus disadari bahwa masalah ini bukan sepenuhnya masalah mahasiswa semata. Tetapi peran dan dampingan dari Tenaga pendidik, ahli Perpustakaan dan kita semua yang di harapkan.

Daftar Bacaan

Sutarno, Perpustakaan dan Masyarakat, Jakarta: Sagung Seto, 2006

Lasa, Manajemen Perpustakaan Sekolah, Yogyakarta: Pinus Book Publisher, 2007

Http: //id.wikipedia.org.

msn

1 comments:

PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN (S1) Universitas YARSI
Tujuan

Menghasilkan tenaga ahli penuh perpustakaan, dokumentasi dan informasi muslim yang :

Mempunyai sikap profesional, trampil, mandiri, bermutu tinggi, berakhlak mulia, berkepribadian Indonesia sesuai dengan Islam.
Menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan, metodologi di bidang ilmu perpustakaan dan informasi sehingga mampu menemukan, memahami menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang berkaitan dengan ilmu perpustakaan.
Menguasai konsep-konsep teknologi informasi di bidang ilmu pengetahuan sejalan dengan pengembangan ilmu & teknologi, khususnya teknologi komputer.
Mampu merencanakan, mengelola dan mengembangkan perpustakaan digital.
Mampu. membuat disain dan pemrograman web.
Mampu mengembangkan software perpustakaan opensource seperti SLIMS.
Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan ketrampilan di bidang ilmu perpustakaan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya ilmu komputer

Menerima calon mahasiswa dari SMA, Diploma, dan S-1 Bidang Lain

Waktu perkuliahan: Senin s.d. Sabtu, jam 08.00 WIB – selesai

silahkan kunjungi kami di:
http://fti.yarsi.ac.id/program-studi-ilmu-perpustakaan-s1/